2010
-
My favorite scene in (one of) my favorite movie, Cinema Paradiso, goes on as follows: After leaving his hometown of Giancaldo in Sicily for 30 years, Salvatore di Vita returned home and went to his old home. Her mother was knitting and she heard the doorbell, she said, “that’s Toto. I know it.” She immediately…
-
Minggu-minggu terakhir ini waktu yang berat bagi rakyat Indonesia. Bencana alam di berbagai lokasi terjadi. Dimulai dari tanah longsor di Wasior, Papua, dilanjutkan dengan gempa bumi dan tsunami di Pulau Mentawai, dan yang kini ramai dibicarakan media massa adalah erupsi Gunung Merapi di Pulau Jawa. Media ramai membicarakan persoalan korban yang meninggal, usaha pada relawan…
-
Can a psychic claims his/her self-fulfilling prophecy as true, i.e. your knowledge of the prophecy makes you behave in a way that makes the prophecy comes true? An example: Your lover ask a fortuneteller about the future of your relationship. After consulting his/her tarot card (and probably conjuring a spell), the fortuneteller told your lover…
-
Some days ago I was invited to the wedding reception of my friend, who is married to a local politician from the Christian Democratic Appeal (CDA) (a centre-right Dutch political party). After wishing the pair well, I get some drinks and stand in a table next to an old couple. They started to chat with…
-
It happens very often to those who claim to study astronomy: newly acquinted people came up to you and ask for their fortune told, revealing that their zodiacal sign is so-and-so. Most are just jesting to annoy the astronomer, but sometimes there are serious ones, thinking that astronomy is a field of study to understand…
-
Citra seorang astronom lekat dengan bintang dan begadang. Kalau tidak bintang, planet. Orang sering bertanya kepada saya, “Sudah ketemu bintang baru belum?” Atau planet, “Sudah menemukan planet baru belum?” Hal lain yang melekat dengan astronom: teleskop (optik). “Wah kamu kebanyakan ngintip sih!” juga digunakan sebagai celaan. Tulisan ini bermaksud menjelaskan bahwa pekerjaan seorang astronom sudah…
-
Selama saya menempuh program doktoral di Belanda, saya sering bilang kalau saya sedang di kantor, harus ngantor, sebentar lagi gajian, dan ungkapan-ungkapan sebangsanya yang mengimplikasikan bahwa sedang bekerja sebagaimana layaknya pegawai kantoran. Atas pernyataan-pernyataan ini jawabannya seringkali, “Oooh kamu kerja sambilan?” Atau “Kok ngantor melulu kapan kuliahnya, katanya PhD?” Reaksi ini pada prinsipnya wajar-wajar saja…
-
Sewaktu saya diterima sekolah S2 di Observatorium Leiden, saya bertanya kepada penasihat akademik mahasiswa S2—waktu itu Rudolf Poole—apakah ada yang perlu saya siapkan sebelum mulai belajar. Rudolf menjawab supaya melihat-lihat daftar mata kuliah yang akan ditawarkan setahun ke depan namun jangan membuat rencana yang definitif dahulu. Jawaban yang santai ini agak mengagetkan saya karena biasanya…
-
Kembali melanjutkan post terdahulu mengenai pencarian program Doktoral. Kira-kira April 2008, setelah saya merampungkan hampir semua kuliah wajib dalam program master (termasuk Teori Kuantum yang menjadi momok bagi saya), saya mulai mencari-cari program PhD. Sudah wajar rupanya di Eropa, mahasiswa S2 yang hampir merampungkan programnya sudah bisa mulai mencari program PhD. Sudah jamak di sini,…
-
Besok tanggal 1 September, persis dua tahun lalu saya memulai studi PhD. Kebetulan 1 September 2008 jatuh pada hari Senin, jadi hari dan tanggalnya nyaman sekali untuk memulai pekerjaan baru. Pagi itu, sekitar pukul 9.30 saya tiba di Nikhef, kantor saya untuk (mudah-mudahan) empat tahun ke depan. Saya masuk ke kantor Maarten, bos dan promotor…
